Prodi D-III Kebidanan Blora Gelar Pelatihan Emo Demo bagi Kader Binaan Pengabdian Masyarakat

Senin, 9 September 2019

 

emo-demo

Peserta pelatihan mempraktikkan permainan Emo Demo secara aktif dan partrisipatif

 

Metode Emotinal Demonstration (Emo Demo) yang telah hadir di Jawa Timur sejak tahun 2015 kini mulai dikenal masyarakat Jawa Tengah. Berawal dari pengembangan inovasi  program pengabdian kepada masyarakat yang dipandegani oleh Ibu Yanik selaku ketua bidang Pengabdian Kepada Masayarakat. Pelatihan Emo Demo bagi kader posyandu binaan Prodi D-III Kebidanan Blora dibawah naungan Poltekkes Kemenkes Semarang telah digelar pada 24 – 25 Agustus 2019 yang difasilitasi oleh GAIN (Global Alliance for Improved Nutrition). Kegiatan ini diikuti oleh 40 peserta yang akan menjadi pelopor di Kabupaten Blora dalam mempromosikan Emo Demo sebagai metode perubahan perilaku terkait gizi yang mudah dipahami oleh masyarakat dalam mendukung Gerakan 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Emo Demo adalah metode perubahan perilaku yang inovatif, sederhana, menyenangkan, dan interaktif dengan meminimalisir pemberian informasi kesehatan dengan metode penyuluhan. Emo Demo dilakukan dengan menciptakan momen mengejutkan dan dengan meningkatkan atau mengubah emosi terkait perilaku. Metode ini dikembangkan berdasarkan teori Behaviour Centered Design (BCD) oleh London School of Hygiene and Tropical Medicine (LSHTM). Emo Demo menggabungkan beberapa metode pembelajaran yang berbeda yakni: (1) Pemberian informasi dan keterampilan baru; (2) Praktik langsung dan eksperimen; serta (3) Perasaan dan ide-ide aspirasional.

Pelatihan Emo Demo yang berlangsung selama 2 hari itu diisi dengan materi pengenalan metode Emo Demo dan 12 modul yang langsung dipraktikkan oleh peserta pelatihan. Modul Emo Demo berfokus pada 5 pesan kunci yaitu: Usia 0-6 bulan ASI saja cukup, makanan anak yang beragam dan seimbang, cemilan sehat, makanan sumber zat besi untuk ibu hamil, dan cuci tangan pakai sabun. Adapun 12 modul yang dilatihkan, antara lain:

  1. ASI Saja Cukup
  2. Siap Bepergian
  3. Ikatan Ibu dan Anak
  4. Cemilan Sembarangan
  5. Jadwal Makan Bayi dan Anak
  6. Porsi Makan Bayi dan Anak
  7. ATIKA Sumber Zat Besi
  8. Menyusun Balok
  9. Membayangkan Masa Depan
  10. Ditarik Ke Segala Arah
  11. Harapan Ibu
  12. Cuci Tangan Pakai Sabun

Sesuai namanya, metode ini mampu menyentuh emosi peserta pelatihan sesuai dengan emosi kunci yang mendasarinya. “Pelatihannya tidak seperti biasanya. Menyenangkan, partisipatif, aktif, sama sekali nggak ngantuk, dan yang pasti menyentuh hati. Saya langsung teringat anak saya dan apa yang telah saya lakukan untuk anak saya selama ini” ujar ibu Yanik sambil berkaca-kaca ketika menyebut kata anak. Beliau juga menegaskan bahwa Emo Demo akan diaplikasikan di posyandu binaan Prodi D-III Kebidanan Blora melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Blora tentang metode yang efektif dalam merubah perilaku masyarakat terkait gizi yakni Emo Demo.

 

 

Ditulis oleh Pipit Sri Wahyuni (Training Coordinator, GAIN)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *