Bangun Integritas, Prodi Kebidanan Magelang Sukses Gelar Sosialisasi Peraturan KPK Nomor 1 Tahun 2026

MAGELANG– Dalam upaya berkelanjutan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas, Program Studi (Prodi) Kebidanan Magelang Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Semarang baru-baru ini sukses menyelenggarakan sosialisasi Peraturan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nomor 1 Tahun 2026. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Direktur Poltekkes Kemenkes Semarang, dan diikuti secara antusias oleh seluruh dosen, tenaga kependidikan, serta karyawan di lingkungan Prodi Kebidanan Magelang, menegaskan komitmen mereka terhadap transparansi dan akuntabilitas.
Rangkaian kegiatan diawali dengan partisipasi aktif seluruh staf dalam webinar resmi yang diselenggarakan oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Kesehatan. Dalam sesi daring tersebut, para peserta menyimak poin-poin krusial terkait kebijakan pelaporan gratifikasi yang baru, menekankan pentingnya pemahaman dan kepatuhan terhadap regulasi anti-korupsi guna menciptakan lingkungan kerja yang bebas dari praktik-praktik yang merugikan negara.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sesi pengayaan dan pendalaman materi yang disampaikan langsung oleh unsur Pimpinan di lingkungan Prodi Kebidanan Magelang. Sesi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam dan memastikan bahwa setiap staf memiliki interpretasi serta implementasi yang seragam mengenai peraturan tersebut dalam konteks kerja sehari-hari.
Arfiana, S.Kep. Ns., S.Tr.Keb., M.Kes, Ketua Perwakilan Jurusan Kebidanan Magelang, dalam sambutannya menekankan pentingnya kegiatan ini. “Kami sangat mengapresiasi antusiasme seluruh staf dalam mengikuti sosialisasi ini. Integritas adalah fondasi utama dalam menjalankan tridharma perguruan tinggi dan pelayanan kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami menegaskan kembali komitmen Prodi Kebidanan Magelang untuk menciptakan lingkungan kerja yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi. Ini bukan hanya tentang kepatuhan, tetapi juga tentang pembentukan budaya kerja yang menjunjung tinggi etika dan profesionalisme,” ujar Arfiana.
Komitmen terhadap transparansi juga diperkuat dengan integrasi ringkasan hasil sosialisasi serta materi terkait ke dalam aplikasi Sistem Informasi Akademik dan Pelayanan (SIAP) Prodi Kebidanan Magelang. Melalui platform digital ini, seluruh staf dapat dengan mudah mengakses informasi penting, termasuk *check-list* tindakan nyata yang telah diterapkan, menjamin akuntabilitas dan kemudahan referensi.
Melalui serangkaian sosialisasi yang terstruktur dan didukung oleh sistem digital yang transparan ini, Prodi Kebidanan Magelang menyatakan kesiapan penuh untuk mewujudkan lingkungan kerja yang tidak hanya profesional, tetapi juga bersih, transparan, dan berintegritas tinggi. Langkah proaktif ini diharapkan dapat menjadi fondasi kuat dalam melahirkan lulusan bidan yang kompeten, beretika, serta menjadi teladan dalam praktik kesehatan yang akuntabel. Dengan semangat kebersamaan, Prodi Kebidanan Magelang optimis dapat terus berkontribusi positif bagi bangsa dan negara.

Komentar Terbaru